Doa Mengunci Diri dari Gangguan Semua Makhluk Allah, termasuk Corona

1. Mohon perlindungan dengan ta’awwudz: (dibaca 3 kali)
أَعُوْذُ بِاللهِ السَّمِيْعِ الْعَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
“Aku berlindung kepada Allah yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui dari syetan yang terkutuk. Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah Yang Maha Sempurna dari kejahatan semua makhluk yang telah diciptakan Allah.”

2. Mohon perlindungan dengan basmalah: (dibaca 3 kali):
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ.بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فِيْ الأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ.
“Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dengan nama Allah Yang Mahaagung, tidak ada sesuatu pun yang ada di bumi maupun yang ada di langit yang dapat berbahaya bersama nama Allah. Dia adalah Tuhan Yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.”

3. Mohon perlindungan dengan kalimat berikut: (dibaca 3 kali)
أَعُوْذُ بِوَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَبِكَلِمَاتِكَ التَّامَّاتِ الَّتِيْ لاَ يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلاَ فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيْهَا وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الأَرْضِ وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا وَمِنْ شَرَّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ وَمِنْ شَرِّ طَارِقٍ يَطْرُقٌ إِلاَّ طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ.
Aku berlindung kepada Allah dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak akan bisa dilewati orang seseorang yang baik, maupun seorang penjahat, dari kejahatan segala sesuatu yang turun dari langit, dari kejahatan segala sesuatu yang naik ke langit, dari kejahatan segala sesuatu yang tersebar (bertaburan) di bumi, dari kejahatan segala sesuatu yang keluar dari bumi, dan kejahatan segala fitnah (kejahatan) malam dan siang, dari segala kejahatan yang datang pada malam dan siang hari, dan dari segala kejahatan yang datang, kecuali yang datang kepadaku membawa kebaikan.

4. Mohon agar badanmu dikunci sekelilingmu dari segala penjuru, dari atas, dari bawah, dari depan, dari belakang, dari samping kiri, dan dari samping kanan dengan kalimat TAUHID dan SALAWAT kepada Nabi: (dibaca 3 kali)
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ حَوَالَيْنَا حِصَارٌ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُفْلاً وَمِسْمَارًا. لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَوْلاً وَفِعْلاً. إِنَّ بَطْشَ رَبِّكَ لَشَدِيْدٌ وَاللهُ مِنْ وَرَائِهِمْ مُحِيْطٌ. بَلْ هُوَ قُرْآنٌ مَجِيْدٌ فِي لَوْحٍ مَحْفُوْظٍ.
“Tidak ada Tuhan Yang Disembah, selain Allah. Jadikanlah sekitar (sekeliling diri kami) ada pagar /tembok (yang mengelilingi/memagari kami). Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah utusan Allah, yang mengunci dan memaku segala sesuatu yang ada di luar diri kami. Tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Sesungguhnya hukuman Tuhanmu dahsyat. Allah adalah penjaga (yang menjaga/meliputi) dari belakang mereka. Bahkan, dia adalah Al-Qur’an yang mulia, yang tersimpan di Lauh Mahfuzh.

5. Mohon agar Allah menjaga diri kita: (dibaca 3 kali)
اللَّهُمَّ أَسْأَلُكَ بِقُدْرَتِكَ وَقَضَائِكَ وَقُوَّتِكَ وَسُلْطَانِكَ وَمُلْكِكَ وَإِذْنِكَ أَنْ تَحْفَظْنِيْ مِنْ جَمِيْعِ الْبَلايَا وَالأَوْبِئَةِ وَالْفِتَنِ وَالْمِحَنِ وَالطَّعْنِ وَالطَّاعُوْنِ مِنَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ جَمِيْعِ نَوَاحِيَّ: مِنْ فَوْقِيْ وَمِنْ تَحْتِيْ وَمِنْ أَمَامِيْ وَمِنْ خَلْفِيْ وَمِنْ أَيْمَانِيْ وَمِنْ شَمَائِلِيْ – وَأَنْتَ خَيْرٌ حَافِظًا وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ. آمِيْنَ
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan qudrahmu, qada’-Mu, kekuatan-Mu, kekuasaan-Mu, dan dengan izin-Mu, agar Engkau melindungi aku dari segala bala’, cobaan, wabah, segala fitnah (bahaya), segala ujian, penyakit pes, dan penyakit Corona, dari segala penjuru diriku, dari atas kepalaku, dari bawah kakiku, dari depanku, dari belakangku, dari sebelah kananku dan dari sebelah kiriku. Karena Engkaulah penjaga yang paling baik (dari segala penjaga), dan engkau adalah Tuhan yang paling penyayang dari semua yang penyayang. Ya Allah terimalah doa kami.

Dewan Pakar di Pusat Studi Al-Quran | + posts

Guru Besar dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Ahmad Thib Raya

Guru Besar dalam bidang Pendidikan Bahasa Arab UIN Syarif Hidayatullah Jakarta