Kelas Virtual

Pesantren Pascatahfiz Bayt Al-Quran

Pusat Studi Al-Quran

Angkatan ke-28 Virtual

Pesantren Pascatahfiz Bayt al-Qur’an merupakan bagian tak terpisahkan dari Pusat Studi al-Quran. Ia telah hadir sejak 2009 dengan visi menjadikan hafizh al-Qur’an yang berwawasan qur’ani, moderat, terampil, dan berintegritas. Pesantren yang didirikan oleh Prof. Dr. M. Quraish Shihab, MA ini telah menghasilkan 27 angkatan, dengan rerata 30 orang per angkatan, termasuk angkatan program virtual yang diadakan semasa pandemi lalu, dengan jumlah santri sekitar 50-60 orang per angkatan. Santri perempuan juga sudah mulai diterima sejak program diadakan secara virtual, dan pertama kali diterima secara offline pada angkatan ke-27. Tujuan berdirinya pesantren ini adalah mewadahi para penghafal al-Qur’an dengan pendalaman keilmuan al-Qur’an dan keterampilan.

Pembelajaran tatap muka perlahan mulai bisa dilaksanakan seiring meredanya pandemi yang telah melanda negeri ini sejak awal 2020 lalu. Meski tetap waspada dan terus menerapkan protokol kesehatan yang ketat, program pembelajaran berjalan dengan kenormalan baru. Dengan banyaknya calon peserta yang meminta hendak mengikuti program ini, sementara program yang bersifat tatap muka kapasitasnya terbatas, maka dipandang perlu mengadakan program secara virtual atau kelas online. Kami berharap semoga program kegiatan online ini mampu merespons sekaligus meningkatkan kapasitas pendidikan al-qur’an dan keterampilan santri, sehingga mampu merespons perubahan dan berkiprah di tengah masyarakat dengan cara pandang yang moderat.

KRITERIA PESERTA

Peserta Program Pesantren Pascatahfizh Bayt Al-Qur’an ini berjumlah 60 dengan kriteria sebagai berikut:

1. Putra dan putri

2. Khatam hafalan al-Qur’an 30 juz bil-ghaib

3. Memiliki dasar ilmu bahasa Arab

4. Berkomitmen mengikuti perkuliahan hingga program selesai.

REGULASI PELAKSANAAN

Pendaftaran: 1-20 Juni 2022

Tes dan Seleksi: 23 – 25 Juni 2022

Pengumuman Kelulusan: 27 Juni 2022

Periode Kegiatan: 2 Juli – 31 Agustus 2022

MATERI YANG DISAJIKAN

Materi Utama: Ulumul Qur’an, Qawa’id Tafsir, Qira’at, dan Linguistik Al-Quran.

Materi Penunjang: Ilmu Hadits, Sirah Nabawiyah, Balaghah al-Qur’an, Moderasi Beragama, Pendekatan Sufistik dalam Tafsir al-Qur’an, pendidikan Al-Quran, Rasm, ilmu Waqaf dan Ibtida (Materi penunjang sifatnya tambahan dan disajikan secara tentatif).

METODE PELAKSANAAN

Waktu Pelaksanaan

Waktu pelaksanaan kegiatan selama 2 (dua) bulan, Juli-Agustus 2022. Hari pelaksanaan Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu pukul 08.30-10.30 WIB. Adapun acara pembukaan dilaksanakan pada Sabtu, 2 Juli 2022 pukul 09.00-11.30 WIB.

Adapun pelaksanaan pembelajaran di setiap sesinya berdurasi 1 x 120 menit.

Narasumber

Program Virtual Pesantren Pascatahfiz Bayt al-Qur’an ini akan diisi oleh narasumber sebagai berikut:

1. Prof. Dr. M. QuraishShihab, MA

2. Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA

3. Prof. Dr. Asep Usman Ismail, MA

4. Dr. Muchlis M. Hanafi, MA

5. Dr. Ahsin Sakho Muhammad, MA

6. Dr. A. Husnul Hakim, MA

7. Dr. Syahrullah Iskandar, MA

8. Dr. Muhammad, Lc, M. Thi

9. Dr. Moch. Syarif Hidayatullah, M. Hum.

10. Dr. Zainal Arifin Madzkur, MA

11. Dr. Fahrurrozi, MA

12. Romli Syarqowi Zain, MA

13. Dr. Agus Irfan, MA

14. Dr. Ahmad Ubaydi Hasbillah, MA

15. Muhammad Faiq Faizin, M.Pd

16. Aufal Minan, MA

17. Muhim Nailul Ulya, Lc., M.Ud.

18. Ach Dhofir Zuhry, S.Sos., M.Fil

19. Ahmad Musyaffa, Lc.

20. Yakhsyallah, S.Ag

Fasilitator

Program Virtual Pesantren Pascatahfiz Bayt al-Qur’an ini akan difasilitasi oleh Tim Bayt al-Qur’an dengan susunan sebagai berikut:

Penanggungjawab : Syahrullah Iskandar (Pengasuh)

Koordinator : Ahmad Muntaha

Bag. Kurikulum : M. Nashrullah

Sekertaris : Nadia Saphira Cahyani

Bag. Administrasi : Wafa Fadlli

Dokumentasi : Hilman Hujaji, Siti Arofah

Pelaksana lapangan: Rifki Hirzumaula M., Fitria Ulva, Vina Diana, Dimas Maulana

Tugas Fasilitator:

a. Menyusun desain pelaksanaan program kegiatan.

b. Mengorganisasi dan berkomunikasi dengan santri terkait kesiapan dan keaktifan mengikuti rangkaian kegiatan program yang dilaksanakan.

c. Berkoordinasi dengan narasumber terkait kesiapan mengajar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

d. Mengondisikan sarana pembelajaran yang digunakan.

e. Mendokumentasikan materi pembalajaran dalam bentuk rekaman ataupun selainnya.

f. Menyusun laporan pelaksanaan program kegiatan.

Sarana Pembelajaran

Pembelajaran dilakukan secara online dengan menggunakan:

a. Zoom Cloud Meeting

b. Whats App Group

c. Google Classroom

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran (learning method) pada Program Virtual Pesantren Pascatahfiz Bayt al-Qur’an ini adalah:

a. Metode Ceramah, yaitu narasumber menyampaikan materi sesuai topik dan durasi waktu yang telah ditentukan. Di akhir disediakan waktu untuk santri bertanya atau menanggapi materi yang disajikan narasumber. Metode ini akan lebih dominan digunakan dalam pelaksanaan program ini. Meski begitu, ada beberapa alternatif metode yang dapat digunakan, sebagaimana poin b, c, dan d berikut.

b. Metode Diskusi, yaitu narasumber/fasilitator telah menetapkan sejumlah topik dan membagi kelas ke dalam beberapa kelompok. Setiap kelompok secara bergiliran setiap pertemuan menjadi presentator sesuai topik yang telah ditentukan. Setelah presentasi, ada alokasi waktu untuk dialog interaktif bagi santri lainnya.

c. Metode Resitasi, yaitu narasumber/fasilitator mengarahkan santri untuk menyusun sebuah resume terkait materi yang sudah disampaikan oleh narasumber/presentator.

Assesmen Pembelajaran

Penilaian pembelajaran dilakukan secara lisan dan tertulis. Secara lisan berupa pertanyaan evaluatif yang dilakukan oleh narasumber/fasilitator kepada santri terkait penguasaan materi yang telah diperoleh. Adapun secara tulisan dilakukan berupa soal tertulis yang dijawab pada durasi waktu tertentu dan disetorkan melalui media aplikasi yang telah ditetapkan.

Alur Pelaksanaan

Teknis pelaksanaan program kegiatan ini:

1. Fasilitator menyiapkan draf kurikulum pembelajaran dan mendiskusikannya dengan pihak Pusat Studi al-Qur’an, berikut koordinasi dengan Yayasan Lentera Hati untuk pembiayaan.

2. Pemantapan kurikulum pembelajaran.

3. Berkoordinasi dengan calon santri terkait kesiapan dan komitmen mengikuti program kegiatan. Rekruitmen santri diadakan secara online. Adapun jika ada yang berhalangan akan digantikan oleh peserta lain yang direkrut oleh fasilitator.

4. Berkoordinasi dengan narasumber terkait pelaksanaan program kegiatan, kesiapan mengajar, materi yang akan disajikan, berikut kesepakatan waktu.

5. Finalisasi jadwal pembelajaran.

6. Pembukaan program kegiatan.

7. Pelaksanaan pembelajaran meliputi:

a. Pengantar oleh fasilitator

b. Penyampaian materi perkuliahan oleh narasumber

c. Tanya-jawab/diskusi

d. Tugas

8. Evaluasi program kegiatan

9. Penutupan

BIAYA

Untuk peserta yang lulus, dikenakan infak sebesar 300.000 rupiah