Tentang Pesantren

Tentang Pascatahfiz Bayt Al-Quran

Pesantren Pascatahfiz Bayt al-Qur’an yang merupakan bagian tak terpisahkan dari Pusat Studi al-Qur’an Yayasan Lentera Hati telah hadir sejak satu dasawarsa silam. Sejak berdirinya, pesantren ini telah menghasilkan dua puluh angkatan, dengan rerata 30 orang per angkatan, yang alumninya tersebar ke seantero nusantara. Salah satu karakteristik pesantren ini adalah membina santri yang telah dinyatakan lulus tahfiz al-Qur’an 30 juz dengan kemampuan dasar berbahasa Arab yang memadai. Materi yang disajikan pun spesifik ke pendalaman ilmu-ilmu al-Qur’an, Tafsir, ataupun Qira’at yang bertujuan membekali peserta didik agar menjadi hafizh al-Qur’an yang berwawasan qur’ani, moderat, terampil, dan berintegritas. Program ini pun terbilang unik, baik dari sisi santri, materi yang disajikan, maupun pengajarnya. Kepuasan lulusan dan pengguna pun semakin mengukuhkan urgensi program ini untuk dikembangkan.

Situasi Covid-19 yang tengah melanda negeri ini mengharuskan program ini terhenti sementara sejak medio Maret 2020 lalu. Hal ini juga ditegaskan oleh Surat Edaran Kemendikbud RI yang mengharuskan pembelajaran dari rumah (learning from home) untuk menerapkan physical distancing dalam proses pembelajaran. Merespons situasi tersebut, pembelajaran harus berbenah dengan mengubah sistem, silabus ataupun proses belajarnya demi menjaga eksistensinya menghadapi situasi pendemi ini. Walhasil, pembelajaran online meniscayakan transformasi dalam dunia pendidikan. Di satu sisi, pembelajaran jarak jauh secara daring memberi peluang kreatif bagi peserta didik mengakses seluas mungkin informasi dari pelbagai sumber (terutama dari sarana internet), kesempatan berkarya, memperluas wawasan, dan memotivasi untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Mengacu pada realitas faktual tersebut, Pesantren Pascatahfizh Bayt al-Qur’an ini pun selalu dinanti untuk melanjutkan kiprahnya dengan tetap melaksanakan pembelajaran secara online. Program ini diharapkan menjawab tantangan sekaligus dapat meningkatkan kapasitas pendidikan dan keterampilan santri agar mampu merespons perubahan.