Betulkah Surga dan Neraka Abadi?

Betulkah Surga dan Neraka Abadi?

Pengertian penghuni surga atau neraka akan kekal dipahami dalam arti kesinambungan keadaan dan keberadaannya dalam keadaan tidak tersentuh oleh perubahan atau kerusakan. Dapat juga dipahami kekal tersebut dalam arti waktu yang sangat lama yang manusia tidak dapat menghitung dan membayangkan.

Sedangkan pernyataan mereka kekal selama ada langit dan bumi seperti yg terdapat dalam surah Hud (11): 107-108 dipahami oleh para ulama tafsir, di antaranya Imam at-Thabari, sebagai ungkapan yang mengukuhkan kekekalan tersebut. Ini dapat diilustrasikan seperti ungkapan dalam bahasa Indonesia “nasi sudah menjadi bubur”.
Anda tidak usah membayangkan nasi dan bubur tapi itu ungkapan untuk menunjukkan bahwa sesuatu sudah terlanjur. Demikian juga ungkapan di atas tidak usah dibayangkan langit dan bumi apa pun melainkan dipahami dalam arti selama-lamanya. Demikian, wallahu a’lam.

(Ali Nurdin, Dewan Pakar Pusat Studi Alquran)